Petani Tembakau slide 1

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Ekonomi slide 2

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kerbau slide 4

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jawa slide 5

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 07 Juli 2015

Sejarah Singkat Cerutu Tembakau


Pernahkah Anda bertanya-tanya di mana cerutu pertama kali dibuat? Hal ini secara luas diyakini bahwa cerutu pertama kali diproduksi di Spanyol. Tapi sebelum cerutu menjadi semua kemarahan di Eropa, tembakau diperlukan untuk membuat mereka. Tembakau adalah asli ke Amerika, di mana penduduk asli telah menghasilkan itu selama ratusan tahun. Hal ini diyakini bahwa Maya Yucatan di Meksiko semenanjung dan bagian dari Amerika Tengah dibudidayakan tembakau, dan bahkan mengisapnya! Penggunaan tembakau menyebar ke suku-suku lain, baik utara dan selatan. Hal ini diyakini bahwa penggunaan pertama di Amerika Serikat mungkin di antara suku di sepanjang Mississippi. Ia tidak sampai Christopher Columbus berlayar pelayaran terkenal ke Amerika pada tahun 1492 bahwa seluruh dunia datang untuk tahu tembakau.

Dikatakan bahwa Columbus tidak terkesan dengan tembakau atau penggunaannya di kalangan penduduk pribumi, tetapi banyak pelaut tumbuh menemukan tanaman aneh. Segera dengan cepat tertangkap di Spanyol dan Portugal. Dari sana, menyebar ke Perancis, di mana duta besar Prancis Jean Nicot meminjamkan namanya untuk nama ilmiah untuk tembakau (Nicotiana tabacum). Asal-usul tembakau kata itu sendiri masih menduga, meskipun banyak yang percaya itu hanya korupsi dari kata Tobago, yang merupakan nama dari sebuah pulau Karibia. Yang lain percaya itu berasal dari kata Tabasco, suatu daerah (dan sekarang negara bagian) di Meksiko.






Perkebunan tembakau pertama di Amerika Serikat didirikan di Virginia pada tahun 1612. Perkebunan tembakau Lebih diikuti di Maryland setelah. Meskipun tembakau menjadi tanaman populer, itu hanya merokok dalam pipa. Cerutu itu tidak diperkenalkan ke Amerika Serikat sampai akhir abad ke-18. Israel Putnam, seorang jenderal tentara yang pernah bertugas di Perang Revolusi, dikreditkan dengan memperkenalkan cerutu ke Amerika Serikat. Dia telah melakukan perjalanan ke Kuba setelah Perang Revolusi dan kembali dengan sekotak cerutu Kuba. Popularitas mereka dengan cepat menyebar, dan pabrik cerutu segera didirikan di daerah Harford, Connecticut, di mana General Putnam tinggal.


Di Eropa, produksi dan konsumsi cerutu tidak mencapai popularitas yang luas sampai setelah Perang Semenanjung pada awal abad ke-19. Veteran Inggris dan Perancis kembali ke tanah air mereka setelah bertahun-tahun melayani di Spanyol dengan pipa tembakau mereka di belakangnya. Di antara yang kaya dan modis, metode yang disukai mengambil tembakau cerutu. Merokok cerutu tetap menjadi kebiasaan yang terkait dengan kaya dan diskriminatif dari masyarakat atas.

5 daerah penghasil tembakau kelas dunia di Indonesia

Indonesia adalah salah satu penghasil tanaman tembakau terbesar dunia. Oleh para petani tembakau, tanaman ini bahkan kerap dijuluki “emas hijau.” Tiap daerah juga memiliki kekhasan cita rasa masing-masing. Tembakau lokal Indonesia juga dikenal memiliki kualitas nomor wahid. Bahkan, jenis tembakau indonesia merupakan komoditas yang paling diburu di pasar tembakau internasional. Berikut ini merupakan lima daerah di Indonesia yang merupakan penghasil tembakau kelas wahid:
Jember

Jember cukup terkenal sebagai salah satu daerah penghasil utama tembakau di Indonesia. Jenis tembakau yang banyak ditanam di wilayah ini adalah tembakau Besuki na-oogst. Selai karena aromanya yang khas, tembakau jenis ini terkenal karena elastisnya sehingga sangat pas untuk menjadi bungkus cerutu. Hal itu yang membuat tembakau ini terkenal di pasar internasional.

Temanggung
Tembakau tak pernah lepas dari kota kecil di jawa tengah yaitu Temanggung. Berada di dataran tinggi dengan letak geografis yang membentang dari lereng Gunung Sumbing sampai Gunung Sindoro, menjadikan Temanggung sebagai ‘surga’ tembakau. Tembakau Srintil, merupakan primadona utama dari Temanggung. Beberapa penikmat rokok kretek menyebut, rokok tanpa tembakau dari Temanggung ini tidak akan menjadi rokok yang mantap dan berkualitas.
Deli
Sejak era kolonial, Deli telah dikenal sebagai salah satu penghasil tembakau terbaik dunia. Karl J. Pelzer, penulis buku Toean Keboen dan Petani: Politik Kolonial dan Perjuangan Agraria (1976), menyebut Deli sebagai ’Dollar Land’. Perpaduan antara benih, iklim dan jenis tanah di daerah Deli menghasilkan tembakau dengan aroma serta cita rasa yang sedap dan gurih. Tembakau Deli juga cocok dipakai sebagai pembungkus cerutu. Di pasar tembakau Eropa, tembakau deli dibanrol EUR 150 per kilogram.
Lombok
Lombok merupakan wilayah yang sangat subur untuk pertanian tembakau. Pada musim tertentu, lahan persawahan di sana akan tampak hijau oleh daun-daun tembakau. Jenis tembakau senang, merupakan salah satu dari jenis tembakau Lombok yang paling digemari dan dicari oleh para pencita rokok kretek. Tembakau beraroma harum dan memiliki warna kuning gading jika telah kering itu tumbuh subur di Dusun Senang, Desa Suntalangu, Lombok Timur.
Madura
Kabupaten Pamekasan adalah salah satu daerah penghasil tembakau terbesar di Madura, dengan luas lahan mencapai 31.251 hektare (tersebar di 13 kecamatan). Sebagian besar tembakau madura diserap oleh pabrik rokok sebagai bahan baku utama rokok maupun sebagai racikan atau campuran kretek. Madura juga terkenal dengan tembakau campalok. Keberadaan tembakau ini cukup langka. Sebab lahan tanam tembakau Campalok hanya terdiri atas dua petak berbentuk huruf U, dan cuma menghasilkan 7 kilogram tembakau setiap musimnya. Lahan tersebut berada di di dusun Jembengan, Desa Bakeong, Kecamatan Guluk-guluk, Sumenep, Madura.

Tembakau bisa dijadikan solar cell

Tembakau bisa dijadikan solar cell (pembangkit listrik tenaga surya)Berikut adalah pernyataan Seorang Ahli Matt Francis dari UC Berkeley menyuntikkan sebuah Virus tembakau yangh bernama Tobacco Mosaic Virus (TMV) pada pohon tembakau muda. Ketika tanaman ini tumbuh, virus mulai menghasilkan banyak chromophores. Chromophores merupakan bagian sel yang mampu menghasilkan elektron berenergi tinggi dengan bantuan sinar matahari. Chromophores-chromophores ini sangat ajaib karena dapat mengatur diri sedemikian rupa sehingga jarak antar dua chromophores cukup jauh untuk membuat arus listrik tetap  mengalir tetapi cukup dekat sehingga elektron-elektron tetap dapat terkumpul. Susunan ajaib ini sangat cocok untuk solar cell. Setelah tanaman tembakau menjadi dewasa, susunan (struktur) ajaib chromophores kemudian diekstrak dan dilarutkan dalam suatu cairan. Cairan ini disemprotkan pada plastik atau kaca. Dan jadilah solar cell. Ini merupakan penemuan luar biasa karena tembakau yang selama ini kita kenal dengan produk rokok yang dapat merusak paru-paru dan berbagai penyakit pernapasana lainnya, kini tembakau bisa dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik yang sangat murah. Perlu diketahui bahwa peneluman solar cell dari tembakau hanya satu bagian dari kemajuan riset-riset pada solar cell. Di Harvard, dikembangkan alat fotosintesis buatan (publikasi Feb 2015). Fotosintesis buatan ini mampu mengubah energi matahari menjadi energi listrik. Energi listrik yang dihasilkan kemudian digunakan untuk memecah molekul air jadi oksigen dan hidrogen. 
Oksigen dikumpulkan, sedangkan hidrogennya direaksikan dengan karbondioksida menghasilkan bahan bakar cair (isopropanol) untuk berbagai keperluan. Salah satu peneliti dari Indonesia, Prof. Dr. Arief Suriadi Budiman (Chief Scientist Center for Solar Photovoltaics Materias and Technology, prodi Physics Energy Engineering Surya Univ) saat ini di MIT sedang melakukan riset bersama professor disana mengenai solar cell. Prof. Arief baru menerbitkan bukunya "Probing Crystal Plasticity at the Nanoscales Synchrotron X-ray Microdiffraction" di penerbit terkenal Springer. Menurut Prof. Arief ke depannya solar cell akan murah sekali. Ini juga dikatakan oleh Prof. David Mendels ahli nanoteknologi dari Surya Univ.

Senin, 06 Juli 2015

10 Manfaat Tembakau




Pada umumnya masyarakat hanya mengetahui Nicotiana Tabacum atau yang dikenal sebagai tembakau sebagai bahan baku utama rokok, dan tentu saja banyak yang menganggap daun ini hanya memiliki dampak negatif, namun ada baiknya jika anda mengetahui 10 manfaat daun ini

1. Hasilkan Protein Anti Kanker
Tembakau tidak selalu berkonotasi negatif sebagai penyebab kanker, ternyata tanaman tersebut dapat pula menghasilkan protein anti-kanker yang berguna bagi penderita kanker, kata peneliti dari Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), DR Arief Budi Witarto MEng, demikian seperti dikutip Antara.
“Protein dibuat oleh DNA dari tubuh kita, kita masukkan DNA yang dimaksud itu ke tembakau melalui bakteri, begitu masuk, tumbuhan ini akan membuat protein sesuai DNA yang dimasukkan. Kalau tumbuhan itu panen, kita dapat cairannya berupa protein,” katanya.
Selain untuk protein antikanker, GSCF, ujarnya, bisa juga untuk menstimulasi perbanyakan sel tunas (stemcell) yang bisa dikembangkan untuk memulihkan jaringan fungsi tubuh yang sudah rusak.
Mencegah kanker mulut rahim :Tembakau mengandung sumber protein yang dapat menstimulasi antibody terhadap human papilloma virus (HPV), yang menjadi penyebab kanker mulut rahim.
2. Melepaskan Gigitan Lintah
Manfaat tembakau, selain bisa diekstrak dan diambil bagian tertentu seperti nikotin yang digunakan di berbagai macam produk baik makanan maupun minuman, tembakau juga bisa kita gunakan untuk melepaskan gigitan lintah kalo lagi di dalam hutan, tembakau juga bisa digunakan untuk insektisida karena nikotin yang terkandung merupakan neurotoxin yang sangat ampuh untuk serangga. Serangga aja mati …. pantes aja kalo manusia bisa mati karenanya.
3. Obat Diabetes & Antibodi
Para ilmuwan berhasil menggunakan tembakau yang dimodifikasi secara genetik untuk memproduksi obat diabetes dan kekebalan tubuh. Hasil penelitian itu dipublikasikan dalam jurnal BMC Biotechnology, awal Maret lalu.
4. Anti Radang
Ilmuwan dari beberapa lembaga penelitian Eropa berpartisipasi dalam proyek bertajuk “Pharma-Planta” yang dipimpin Profesor Mario Pezzotti dari Universitas Verona itu. Mereka membuat tembakau transgenik yang memproduksi interleukin-10 (IL-10), yang merupakan cytokine anti-radang yang ampuh. Cytokine adalah protein yang merangsang sel-sel kekebalan tubuh agar aktif.
Kode genetik (DNA) yang mengode IL-10 ditanam dalam tembakau, lalu tembakau akan memproduksi protein tersebut. Mereka mencoba dua versi IL-10 yang berbeda. Satu dari virus, yang lainnya dari tikus. Para peneliti menemukan, tembakau dapat memproduksi dua bentuk IL-10 itu dengan tepat. Produksi cytokine yang aktif cukup tinggi, yang mungkin dapat digunakan lewat proses ekstraksi dan pemurnian.
Langkah selanjutnya, IL-10 hasil tembakau itu diberikan kepada tikus untuk meneliti seberapa efektif ia membangkitkan kekebalan tubuh. Penelitian menggunakan IL-10 hasil tembakau dalam dosis kecil dapat membantu mencegah kencing manis atau diabetes melitus tipe 1. Diabetes melitus tipe 1 atau diabetes anak-anak dicirikan dengan hilangnya sel beta penghasil insulin pada pankreas. Sehingga terjadi kekurangan insulin pada tubuh. Diabetes tipe ini dapat diderita anak-anak maupun orang dewasa.
5. Obat HIV/AIDS
Tembakau juga bisa menghasilkan protein obat human immunodeficiency virus (HIV) penyebab AIDS, yang disebut griffithsin. HIV adalah virus yang menginfeksi sel sistem kekebalan tubuh manusia. Bedanya, bukan tembakaunya yang menghasilkan protein, melainkan virus tembakaunya.
6. Pemelihara Kesehatan Ternak
Ekstrak tembakau (nikotin 1,68%) mempunyai ptensi untuk membasmi cacing H. contortus. Sebagai akibatnya hasil pengobatan akan memberikan keuntungan bagi para pemelihara ternak, sebab kesehatan ternak tersebut makin baik.
7. Penghilang Embun
Tembakau bisa juga digunakan untuk menghilangkan “embun” pada kaca dalam mobil pada waktu hujan dengan cara menggosokkan tembakau pada kaca tersebut.
8. Obat Luka
Untuk obat luka dipakai ± 25 gram daun segar Nicotiana tabacum, dicuci dan ditumbuk sampai lumat. ditambah minyak tanah ± 25 ml diperas dan disaring. Hasil saringan dioleskan pada luka.
9. Bisnis Tembakau
harga tembakau
10. Sebagai Biofuel
Baru-baru ini, para peneliti dari Laboratorium Bioteknologi Universitas Thomas Jefferson telah mengidentifikasi beberapa teknik untuk meningkatkan kadar minyak nabati dalam daun tanaman tembakau, hal tersebut merupakan langkah awal dalam memanfaatkan tanaman ini untuk keperluan biofuel. Hasil penelitian mereka ini kemudian dipublikasikan di Jurnal Plant Biotechnology.
Menurut Vyacheslav Andrianov, Ph.D., asisten profesor di bidang Biologi Kanker di Lab. Jefferson Medical College of Thomas Jefferson University, tembakau dapat menghasilkan biofuel lebih efisien daripada produk pertanian lainnya. Namun, sebagian besar minyaknya hanya terkandung di dalam biji/ benih tembakau (sekitar 40 persen minyak per berat kering).
Meskipun kandungan minyak nabati biji tembakau telah diuji dan dapat digunakan sebagai bahan bakar mesin diesel, namun produksi biji tanaman tembakau masih sangat rendah, yakni sekitar 600 kg biji per hektar. Dr Andrianov dan rekan-rekannya kemudian berusaha untuk merekayasa gen penghasil minyak nabati biji tembakau ini agar pembentukan minyak nabati pada tajuk tanaman tembakau seoptimal kadar minyak dari biji tembakau. bisa jadi alternatif energi ngurangin global warming.
Tentang Tembakau
Tembakau (Nicotiana spp., L.) adalah genus tanaman yang berdaun lebar yang berasal dari daerah Amerika Utara dan Amerika Selatan. Daun dari pohon ini sering digunakan sebagai bahan baku rokok, baik dengan menggunakan pipa maupun digulung dalam bentuk rokok atau cerutu. Daun tembakau dapat pula dikunyah atau dikulum, dan ada pula yang menghisap bubuk tembakau melalui hidung.
Tanaman tembakau ditanam di seluruh dunia di lebih dari 100 negara dengan Cina sebagai produsen terbesar, diikuti oleh Amerika Serikat, Brazil, India, Zimbabwe dan Turki. Ada tiga jenis tembakau yang diproduksi dari semua negara-negara itu.
  • Virginia, yang juga dijuluki tembakau terang karena warnanya yang kuning ke oranye, diperoleh dari proses flue-curing.
  • Burley, yang berwarna coklat setelahmelewati proses air-curing dengan hampir tidak ada; kadar gula, memberikan rasa seperti cerutu.
  • Oriental, yang berdaun kecil dan beraroma tinggi dibantu proses sun-curing.
Tanaman ini kasar dan berbau, dengan daun yang besar dan menjurai dari satu pusat batang. Tanaman ini dipotong saat ketinggian tertentu, agar segala kekuatan tanaman itu diarahkan ke perkembangan daunnya yang berharga. Bijinya sangat kecil, satu sendok makan dapat berisi hingga 60.000 biji. Satu tanaman tembakau dewasa dapat menghasilkan jutaan biji.
Masa penuaian tembakau berkisar antara 2-5 bulan setelah bibitnya ditanam, tergantung kepada jenis tembakaunya. Daun tembakau saat dituai berwarna hijau dan tidak mempunyai karakter, warna dan rasa sebelum melewati proses curing atau pengeringan.
Itulah mengapa proses curing yang ada empat macam itu sangat penting dalam penanaman tembakau :
  • Air-curing, dilakukan dengan menggantung daun tembakau di tempat terbuka, menghasilkan daun yang rendah kadar gulanya.
  • Flue-curing, digunakan terutama untuk tembakau sigaret, dengan menggunakan anas buatan yang disalurkan melalui pipa besi atau flue, menghasilkan daun dengan kadar gula tinggi.
  • Fire-curing, yang sama dengan flue-curing, tetapi dengan api terbuka sebagai sumber panas buatannya yang menghasilkan daun coklat tua dan aroma asap.
  •  Sun-curing, dilakukan di bawah matahari, menghasilkan tembakau kunyah yang manis dan dengan kadar gula yang tinggi. Setelah melewati proses curing, kemudian tembakau yang sudah kering itu di grade dan disimpan untuk diumurkan sesuai kebutuhan.
Tembakau mengandung zat alkaloid nikotin, sejenis neurotoxin yang sangat ampuh jika digunakan pada serangga. Zat ini sering digunakan sebagai bahan utama insektisida.
Sebenarnya masih banyak lagi manfaat positif yang bisa diambil dari tanaman tembakau.